SOSIALISASI CUKAI TEMBAKAU IRIS BAGI INDUSTRI KECIL DAN MENENGAH
Eka Puji Suryanti, S.Akun 27 April 2021 11:44:48 WIB
Bendung (SID) Senin 26 April 2021, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gunungkidul dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Daerah Istimewa Yogyakarta melakukan sosaslisasi cukai tembakau iris kepada para petani tembakau se-kapanewon Semin. Sosialisasi dilakukan di ruang rapat Kalurahan Bendung. Tembakau iris adalah hasil tembakau yang dibuat dari daun tembakau yang dirajang, untuk dipakai, tanpa mengidahkan bahan pengganti atau bahan pembantu yang digunakan dalam pembuatannya. Adapun Definisi pabrik tembakau adalah tempat tertentu termasuk bangunan, halaman dan lapangan yang merupakan bagian daripadanya, yang dipergunakan untuk menghasilkan barang kena cukai dan atau untuk mengemas barang kena cukai dalam kemasan untuk penjualan eceran.
Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai yang selanjutnya disingkat NPPBKC adalah izin untuk menjalankan kegiatan sebagai pengusaha pabrik, pengusaha tempat penyimpanan, importir barang kena cukai , penyalur, atau pengusaha tempat penjualan eceran dibidang cukai. Yang tidak harus memiliki NPPBKC adalah orag yang membuat tembakau iris yang dibuat dari tembakau hasil tanaman di Indonesia yang tidak dikemas untuk penjualan eceran dengan bahan pengemas tradisional yang lazim dipergunakan apabila :
- Dalam pembuatannya tidak dicampur atau ditambah dengan tembakau yang berasal dari luar negeri atau bahan lain yang lazim dipergunakan dalam pembauatan hasil tembakau: dan/atau
- Pada pengems atau tembakau irisnya tidak dibubuhi atau dilekati atau dicantumkan cap, merek dagang, etiket, atau yang sejenisnya dengan itu;
- Tembakau dengan pengemasan diatas 2500 gram atau 2, kg
Bagi Petani Tembakau yang ingin mendapatkan NPPBKC dengan syarat :
- Mengajukan permohonan pemeriksaaan lokasi
- Menyiapkan dokumen istansi terkait yaitu NIB (Nomor Induk Berusaha ) dan IUI (Izin Usaha Industri)
Untuk Sanksi Tidak Memiliki NPPBKC adalah sangksi berupa denda Rp 20 Juta sd Rp 200 juta dan utuk menjual tanpa dilekati pita cukai Pidana berupa denda 2x sd 10x nilai cukai dan atau Pidana berupa penjara 1 tahun sd 5 tahun.
Harapannya dengan adanya sosialisasi cukai tembakau bagi petani tembakau,mampu meningkatkan produktivitas tembakau.
Formulir Penulisan Komentar
Pencarian
Sekilas Info!
Arsip Artikel
- Survey Kepuasan Masyarakat
- PERKAL NOMOR 6 TAHUN 2025 TENTANG APBKAL 2026
- SOSIALISASI PROGRAM BKK DAIS PADAT KARYA
- MUSYAWARAH MASYAKAT KALURAHAN TERKAIT PENYAMPAIN SURVEY MAWAS DIRI (SMD)
- PENERIMAAN BLT DANA DESA TAHUN 2026
- SARASEHAN PERISTIWA BERSEJARAH MEMPERINGATI HARI PENEGAKAN KEDAULATAN NEGARA
- GELAR POTENSI WISATA DAN SENI DI LUMBUNG MATARAMAN
Komentar Terkini
-
Administrator
Terimakasih sportnya Pk Saryanta, Selalu mohon doĆ...baca selengkapnya
05 Maret 2020 14:53:50 WIB -
saryanta
Luar biasa. Terus telusuri, sehingga kebenaran itu...baca selengkapnya
03 Maret 2020 10:11:48 WIB -
Administrator
ngapunten tidak bisa pk, diprioritaskan warga masy...baca selengkapnya
22 Februari 2018 19:19:26 WIB -
amin
Seandainya orang manyaran mau sewa kios apa bisa...baca selengkapnya
10 Februari 2018 21:09:40 WIB -
Dwi setyanto
Bisa dipakai untuk dokumen prndukung lomba desa......baca selengkapnya
06 Januari 2018 05:30:36 WIB -
Sulardi
Jazahumullohukhoir,semoga menjadi nspiratif umat d...baca selengkapnya
28 Desember 2017 05:47:36 WIB -
Sri hartatik
Smoga iks selalu jaya,,,selalu memantau masyarakt ...baca selengkapnya
27 Desember 2017 17:00:32 WIB -
Sri hartatiks
Atmin dass wisma hampir selesae mg3 gak salah isia...baca selengkapnya
21 Desember 2017 04:33:36 WIB -
Sri hartatik
Lomba desA kurang sebentr lg ayo atminitresi ne do...baca selengkapnya
19 Desember 2017 10:57:26 WIB -
Sri hartatik
Semangt terus meraih kesuksesan di thn 2018,,...baca selengkapnya
18 Desember 2017 18:29:17 WIB
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Total Visitor | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |











